Tadabbur Ayat Al-Quran Al-Baqarah: 274 Bagian Kedua
๐ WAG Dirosah Islamiyah
Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad
▪๐ SABTU
| 05 Ramadhan 1442 H
| 17 April 2021 M
๐ Oleh: Ustadz Nizar Sa'ad Jabal, Lc., M.Pd. ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู
๐ Kajian Tematik Ramadhan 1442H
๐ Audio ke-06
๐ Tadabbur Ayat Al-Quran Al-Baqarah: 274 Bagian Kedua
~•~•~•~•~
ุจุณู
ุงููู ุงูุฑุญู
ู ุงูุฑุญูู
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
ุงูุญู
ุฏ ููู ูุงูุตูุงุฉ ูุงูุณูุงู
ุนูู ุฑุณูู ุงููู ูุนูู ุขูู ูุฃุตุญุงุจู، ูุจุนุฏ
Saudaraku sekalian para jama’ah keluarga muslim yang dimuliakan oleh Allฤh. Kita hari ini akan mengkaji merenungkan firman Allฤh di dalam Al Qurฤn pada surat Al Baqarah ayat 274.
Saudaraku sekalian para jama'ah keluarga muslim yang dimuliakan oleh Allฤh.
Imam Ibnu Katsir mengatakan demikian
ูุฐุง ู
ุฏุญ ู
ูู ุชุนุงูู ููู
ููููู ูู ุณุจููู،
Ayat ini adalah ู
َุฏุญ (pujian). Jadi Allฤh memuji. MasyaAllah. Bayangkan, Allฤh memuji. Memuji siapa? orang-orang yang berinfaq dijalan Allฤh, berinfaq untuk ketaatan, mengharapkan ridha (pahala) dari Allฤh
ูุงุจุชุบุงุก ู
ุฑุตุงุชู
Mencari ridhaNya Allฤh semata dari infaq yang dia lakukan.
ูู ุฌู
ูุน ุงูุงููุงุช ู
ู ููู ู ููุงุฑ
Dalam segala waktu. Mau malam mau siang terserah anda.
ูุงูุงุญูุงู
Dan dalam segala kondisi.
ู
ู ุณุฑ ู ุฌูุงุฑ
Bagi dia berinfaq sembunyi-sembunyi maupun dalam keramaian orang.
ุญุชู ุฅู ุงููููุฉ ุนูู ุงูุงูู ุชุฏุฎู ูู ุฐูู ุฃูุถุง
Termasuk di dalamnya adalah infaq kepada keluarga. Jadi ayat ini, para jamaah sekalian, saudaraku semuanya, berarti ayat ini bicara apa? ู
ุฏุญ (pujian).
Kadang ada orang dipuji senang, apalagi yang memuji dia itu seorang yang punya jabatan. Dipuji presiden (umpamanya), wah luar biasa itu (terbang dia ke langit). Dipuji presiden, dipuji seorang raja salman. Kadang kita dipuji orang saja sudah senang sekali, Subhanahallah.
Tapi ayat ini pujian, Allฤh memuji. Memuji siapa? Memuji orang yang bershadaqah, berinfaq. Dan orang yang berinfaq ini dia tidak mengenal waktu infaqnya. Mau subuh dia infaq, yang kita kenal dengan sedekah pagi, haditsnya jelas (shahih).
Apa itu? Orang yang bersedekah pagi didoakan para malaikat.
ุงََُّูููู
َّ ุฃَุนْุทِ ِูู
ٍُِْููู ุฎًََููุง
"Ya Allฤh kasih ganti orang yang bersedekah pagi-pagi ini, dengan ganti yang banyak."
Didoakan malaikat pagi-pagi, shadaqah, masyaAllah. Pagi-pagi mulai untuk aktifitas, waktu dhuha bersedekah di hadits itu, shadaqah. Siang dia sedekah lagi, sore sedekah lagi, malam dia sedekah.
Awal bulan dia sedekah, pertengahan bulan dia sedekah, tanggal mana saja dia shadaqah. Tidak harus menunggu tanggal ini, jadi sedekah di waktu (timing) nya kapan saja dia bersedekah.
(2) Kondisi
Kondisinya apa? Kondisi tidak menghalangi dia, sepi dia akan shadaqoh, di keramaian orang dia akan tetap bershadaqah. Jangan sampai ramai tidak mau sedekah, kenapa? "Ramai banyak orang nanti dipuji orang, tidak".
ุชَุฑُْู ุงْูุนَู
َِู ِูุฃَุฌِْู ุงَّููุงุณِ
Meninggalkan amalan karena manusia termasuk perbuatan syirik (riya’).
“Tidak saya tidak mau bersedekah karena dilihat orang, nanti dipuji”. Tidak! dia akan tetap bersedekah, karena yang berbicara itu adalah hatinya.
Di surat Al-Lail: 19–20, Allฤh mengatakan, "Tidak ada satu kenikmatan pun yang dia dermakan (sedekahkan) lalu dia mengharap pahala dari Allฤh, pasti Allฤh akan balas di situ."
Jadi masalahnya bukan ramai atau sepi, tidak! Masalahnya adalah keikhlasan.
Inilah Al-Baqarah ayat 274 bicara tentang kapan dia bershadaqah, kapan waktunya? waktunya kapan saja orang itu bershadaqah.
ََُูููู
ْ ุงَุฌْุฑُُูู
ْ
Maka dia akan mendapatkan pahala di sisi Allฤh.
ََููุง ุฎٌَْูู ุนََِْูููู
ْ ََููุง ُูู
ْ َูุญْุฒََُْููู
Tidak ada takut dan tidak ada sedih, Subhanallah. Inilah dahsyat dari sebuah ibadah yaitu yang namanya shadaqah, ibadah mฤliyah (ibadah harta).
Ini renungan ayat dari surat Al-Baqarah pada ayat 274 semoga bermanfaat buat saya dan kita semuanya.
ุณُุจْุญَุงََูู ุงَُّูููู
َّ َูุจِุญَู
ْุฏَِู ุฃَุดَْูุฏُ ุฃَْู ูุงَ ุฅََِูู ุฅِูุงَّ ุฃَْูุชَ ุฃَุณْุชَุบِْูุฑُู َูุฃَุชُูุจُ ุฅََِْููู
ูุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
•┈┈┈•◈◉◉◈•┈┈┈•
Komentar
Posting Komentar